materi kuliah

Kamis, 24 November 2011

Tutorial Eviews Episode 3 : Import Data

 a.eviews
Salah satu fitur menarik Eviews adalah kita bisa mengimpor data dari aplikasi lain salah satunya adalah dari file excel. Kali ini kita akin menggunakan file demo bawaan Eviews untuk mencoba mengimport data dari file excel. Pada saat instalasi, anda biasanya akan diberi pilihan apakah akan membuat shortcut file data di My Documents atau tidak. Jika anda memilih untuk membuat shortcut, maka anda dapat mencari shortcut dengan nama EViews Example Files di My Documents. Shotcut tersebut akan membawa kita ke C:\Program Files\EViews6\Example Files. Untuk mengimpor data dari Eviews :
  • Pilih menu File -> Open -> Foreign Data as Workfile…
  • Jika anda berada di My Documents, anda bisa memilih shortcut Eviws Example Files, kemudian masuk ke direktori EV6 Manual Data\Chapter 2 – A Demonstration. Path Absolute direktori ini ada di C:\Program Files\EViews6\Example Files\EV6 Manual Data\Chapter 2 – A Demonstration
  • Pilih File Demo.xls, klik Open
  • Langkah selanjutnya adalah membaca data, tinggalkan pilihan secara default. Agar data dapat langsung dikenali oleh Eviewes, ketika menginput data di Excel, pastikan bahwa baris (row) pertama berisi nama variabel dan lansung diikuti dengan data yang ada
  • Langkah terakhir adalah mendefinisikan apakah baris pertama merupakan header tabel atau tidak, selain itu dibagian Column info kita bisa menambahkan Deskripsi untuk data yang kita masukkan, deskripsi ini berguna bagi kita maupun orang lain yang membaca data kita dimasa yang akan datang. Klik Finish
Akan terbentuk dua file baru yaitu workfile yang berisi series yang ada pada tabel ayang kita masukkan tadi dan sebuah grup.


Grup ini harus kita simpan kedalam database, baik database yang sudah ada maupun database tersendiri dan bukan kedalam workfile. Untuk mengimpan grup, kita bisa memilih :
  • Object -> Store to DB
  • Simpan dengan Nama grup1, kemudian simpan sebagai Individual .DB? files. Sesuaikan path DB pada tempat penyimpanan dokumen kerja anda, bisa di My Documents atau tempat lainnya.
  • Akan muncul objek baru di dalam workfile yaitu grup yang baru kita simpan tadi
Langkah Selanjutnya adalah menyimpan workfile. Sama seperti ketika kita membuat workfile sendiri, kita cukup memilih menu File -> Save, kemudian kita bisa memilih presisi data yang kita inginkan. Selanjutnya kita akan mendeskripsikan data yang kita miliki ini. Selamat mencoba.

Tutorial Eviews Episode 1 : Mengenal Eviews

b eviews.

  (Econometric Views) merupakan aplikasi pengolahan data statistika dan ekonometrika yang berjalan diatas sistem Operasi Windows. Kita dapat menggunakan eviews untuk melakukan analisis cross section dan panel data serta melakukan estimasi dan peramalan data time series. Meskipun ditujukan untuk pengolahan data ekonomi, tetapi kemampuan Eviews tidak terbatas pada area ekonomi, eviews dapat digunakan untuk analisis keuangan, peramalan makroekonomi, simulasi, peramalan penjualan hingga analisis biaya

Eviews dikembangkan oleh Quantitative Micro Software (QMS). Piranti lunak yang dikembangkan awalnya bernama Time Series Processor untuk komputer mainframe, kemudian QMS mengembangkan MicroTSP yang dapat dijalankan di PC yang pertama kali di rilis pada tahun 19801. Eviews versi 1.0 dirilis pada bulan maret 1994 menggantikan MicroTSP. Versi terbaru eviews, versi 7.1 dirilis pada bulan april 2010. .
Eviews memiliki format data proprietari yang tidak memiliki dokumentasi terbuka tetapi mendukung format data aplikasi lain baik untuk masukan(input) maupun keluaran (output). Beberapa format file yang didukung eviews diantaranya :
  • databank format, merupakan format file data time series ekonometrika dalam bentuk ASCII yang dipopulerkan oleh microTSP
  • Microsoft Excel
  • SPSS / PSPP
  • DAP/SAS
  • STATA
  • RATS
  • TSP, dsb
Selain format data diatas, Eviews juga dapat membaca database lewat ODBC.

Lingkungan Kerja Eviews

Lingkungan Kerja atau workspace eviews cukup sederhana. Berikut gambar lingkungan kerja Eviews.

(klik gambar untuk memperbesar)
Title Bar, default hanya bertuliskan Eviews, kalau anda memperbesar ukuran salah satu jendela di work area, maka nama file akan tertulis di title bar.
Main Menu, berisi menu yang dapat kita pilih. Beberapa menu akan berwarna abu-abu dan tidak aktif sehingga kita tidak dapat memilih menu tersebut. Misal ketika kita belum membuka workfile, maka menu object akan banyak yang tidak aktif seperti gambar berikut.

Hal ini juga berlaku terhadap object lain. ketika kita memilih sebuah objek (table, rumus, dsb) ketika sebuah menu tidak aktif artinya kita tidak dapat melakukan operasi tersebut pada objek bersangkutan.
command window, di command window ini, kita dapat mengetikkan perintah-perintah yang langsung akan dieksekusi oleh eviews. Kalau ingin mencoba, anda bisa mengetikkan perintah load, maka jendela pilihan file akan muncul.
work area, merupakan area terbesar yang berwarna abu-abu. disinilah letak workfile yang kita buka baik berupa tabel maupun objek lainnya.
status bar, status bar berisi informasi tentang path yaitu direktori kerja kita saat ini, Database yang kita gunakan (DB), dan workfile yang sedang kita gunakan (WF). Untuk mengubah path atau direktori kerja kita sekarang, kita bisa melakukan klik ganda pada tulisan path di status bar, akan muncul dialog box yang memberikan pilihan kepada kita kemana akan mengalihkan direktori kerja kita di eviews. Sekian Tutorial Eviews Episode 1, pada Episode selanjutnya kita akan belajar membuka workfile, membuat workfile, dan mengimport file dari aplikasi lain (excel misalnya) ke Eviews. Have Fun!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar